Begini Cara Membuat Kemasan Makanan yang Bikin Produk Awet

Membuat kemasan makanan yang bikin produk awet

Buat kalian yang saat ini sedang berkecimpung di bisnis makanan, pasti pernah galau ketika pertama kali coba produksi tapi kemasan makanan yang digunakan hanya bisa mempertahankan kualitas produk dalam waktu yang relatif singkat.

Bukannya untung yang didapat, tapi justru kerugian yang ditanggung dan yang paling parah kesan pertama yang kurang bagus dari calon pelanggan. Jika pengalaman buruk ini sedang kamu alami, jangan khawatir karena sebenarnya ada banyak cara untuk membuat kemasan makanan yang bisa bikin produk di dalamnya lebih awet.

Tak hanya tampilan desainnya saja yang harus bisa memikat konsumen, fungsi utama kemasan makanan juga harus bisa menjaga kualitas produk yang ada di dalamnya. Lalu, bagaimana cara mengemas produk makanan agar bisa awet tanpa obat pengawet? Cari tahu caranya disini!

Pertama, yang harus kamu tahu adalah bau tengik pada makanan ringan umumnya disebabkan oleh bakteri. Nah, bakteri ini bisa muncul ketika ada udara atau uap air masuk pada kemasan. Biasanya udara atau uap air masuk melalui plastik kemasan makanan yang transparan atau ketika proses memasukkan produk dan bagian seal penutupnya kurang rapat.

Agar tidak ada udara maupun bakteri yang masuk ke dalam kemasan makanan, langkah yang bisa kamu lakukan yaitu memilih kemasan aluminium foil. Karena kemasan aluminium foil merupakan salah satu material yang tidak bisa ditembus matahari. Sehingga resiko adanya uap air maupun udara sangat kecil, dan bakteri pun tidak bisa berkembang pada kemasan tersebut.

Cara yang kedua yaitu dengan menggunakan vacuum bag. Caranya, produk makanan dimasukan dalam plastik kemasan yang tahan panas kemudian di vakum. Saat ini sudah ada mesin pengemas yang dilengkapi dengan vakum, umumnya untuk mengemas produk froozen food, makanan organik, atau keripik juga bisa. Agar bisa bertahan dalam waktu berbulan-bulan, produk yang sudah dikemas dengan kemasan plastik vakum kemudian disterilisasi dengan cara dikukus. Ada juga yang menggunakan silica gel agar tidak ada uap air yang masuk.

Selanjutnya cara yang ketiga yang paling sering digunakan para pelaku bisnis makanan ringan (snack) yaitu dengan menggunakan kemasan snack yang dilengkapi dengan gas nitrogen. Trend ini semakin berkembang, apalagi sekarang ini desain kemasan makanan ringan dengan gas nitrogen desainnya semakin beragam. Sehingga tampilannya jadi magnet tersendiri bagi calon konsumen.

Mudah bukan? Ada banyak cara yang bisa kamu pilih agar produk makanan yang kamu jual bisa tahan awet selama dikemas. Buat kamu yang masih bingung cari kemasan makanan dimana? Jangan khawatir Dikemas.com bisa bantu kamu!

Untuk konsultasi kemasan produk silahkan menghubungi tim support Dikemas.com melalui email: marketing@dikemas.com atau mobile : 0812-1511-1415. Semoga bermanfaat!