Jangan Asal, Terapkan 5 Trik Ini Saat Memilih Produk Kemasan Botol

Seringkali kita kurang cermat dalam melakukan transaksi atau pembelian suatu produk. Terkadang kita tidak sadar ada cacat pada produk yang kita pilih, saat sadar biasanya kita sudah melakukan pembelian. Kebiasaan yang lazim dilakukan masyarakat Indonesia memang asal dalam memilih produk kemasan botol untuk dikonsumsi. Ada beberapa kerugian yang bisa mengikuti jika kalian memilih produk kemasan botol secara asal.

Dikemas.com memiliki beberapa tips bagi konsumen agar bisa memilih produk kemasan botol yang baik.

paper-cup-baner-web

1. Lihat tanggal kedaluwarsa pada kemasan

Tanggal kedaluwarsa adalah salah satu informasi penting yang harus ada di setiap produk yang kita beli. Pastikan untuk melihat kapan tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan botol. Lebih baik mengonsumsi produk dalam kemasan botol yang tanggal kedaluwarsanya masih lama. Ketika produk sudah melewati masa kedaluwarsa itu berarti produk sudah tidak layak konsumsi. Produk yang baik adalah produk yang tanggal kedaluwarsanya dapat dilihat dengan jelas, biasanya tertera besar di kemasan.

2. Pastikan botol masih tersegel

Selain tanggal kedaluwarsa, segel menjadi salah satu komponen penting dalam kemasan. Pada kemasan botol segel biasanya ada pada tutup botol tersebut. Tutup botol yang masih tersegel menandakan kemasan botol tersebut tidak pernah dibuka sebelumnya. Hal tersebut menjadi jaminan bahwa produk di dalam kemasan masih dalam keadaan baik dan belum terkontaminasi udara luar. Adanya segel yang melindungi produk di dalam kemasan juga menjadi penanda bahwa tidak ada zat-zat lain yang ditambahkan oleh orang lain selain produsen.

3. Perhatikan tanda pada botol plastik

Kemasan botol plastik ada banyak macam jenis penyusunnya. Kemasan botol yang baik memiliki segitiga informasi jenis plastik yang dipakainya di bagian bawah botol. Jenis plastik yang biasa dipakai untuk membuat kemasan botol adalah plastik PET Polyethylene Etilen Terephalate), HDPE (High Density Polyethylene), PVC (Polyvinyl Chloride), LDPE (Low Density Polyethylene), PP (Polypropylene), atau PS (Polystyrene). Setiap jenis plastik memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Ada baiknya kamu memperhatikan tanda jenis plastik tersebut pada kemasan botol yang produknya akan kamu konsumsi.

4. Hindari membeli produk dari tempat terbuka

Ini merupakan hal kecil namun penting untuk dilakukan. Produk yang didisplay di tempat terbuka akan lebih mudah rusak daripada produk yang disimpan di dalam ruangan. Produk akan terpapar sinar matahari secara langsung dan terkena debu atau udara luar. Kemasan botol plastik yang sifatnya melindungi produk malah bisa mengontaminasi produk karena terpapar sinat matahari secara terus menerus. Kualitas produk di dalam kemasan juga bisa menurun atau rusak jika terkena sinar matahari secara langsung dan terus menerus.

5. Usahakan beli produk yang belum lama disimpan

Meskipun produk dikemas menggunakan kemasan botol namun produk yang sudah lama disimpan bisa jadi sudah terpapar oleh kotoran. Kita tidak tahu apa yang terjadi pada produk tersebut selama penyimpanan. Mungkin saja sudah terkena debu atau kotoran hewan yang tidak terlihat dan itu menempel pada kemasan. Saat kita mengonsumsi produk tersebut pasti ada kontak yang terjadi antara produk dengan kemasan bagian luar dan antara kita atau konsumen dengan kemasan produk tersebut. Maka dari itu usahakan membeli produk yang belum lama disimpan terlebih dahulu.

Nah, setelah mengetahui trik dalam memilih produk kemasan botol yang akan kita konsumsi apakah kamu masih mau memilih kemasan botol secara asal? Salah satu kemasan botol yang baik dan berkualitas diproduksi oleh Dikemas.com. Mengandung informasi-informasi yang kamu butuhkan dalam produk dan bahan penyusunnya dari bahan-bahan yang aman bagi produk anda.

Konsultasi (WA)

Tinggalkan komentar