Tips Kemasan

Kemasan Roll Dengan Desain Rotogravure Punya 5 Keunggulan Ini!

kemasan roll aren'go

Kalau selama ini kita menganggap kemasan produk hanya sebagai pembungkus yang kemudian dibuang begitu saja setelah isi didalamnya habis, ternyata untuk bisa menghasilkan kemasan produk dengan desain yang cantik, butuh proses yang tidak gampang. Ternyata kemasan produk yang digunakan untuk membungkus snack, kemasan kopi, susu bubuk, minyak goreng, bumbu instan, dan lainnya, dibuat dari kemasan roll printing yang diproses melalui teknik rotogravure.

Apa itu kemasan roll printing dengan teknik rotogravure?

kemasan roll aren'goJadi, sebelum dicetak menjadi kemasan sachet, kemasan kantong bantal, ataupun kemasan stand pouch, awalnya kemasan flexible packaging masih berbentuk kemasan roll printing yang dicetak dengan teknik rotogravure.

Rotogravure sendiri merupakan salah satu teknologi dalam dunia percetakan, yang dalam industri grafika memiliki arti teknik cetak dalam. Biasanya orang awam menyebutnya sebagai teknologi cetak yang dipakai untuk media yang terbuat dari bahan fleksibel.

Kemasan plastik yang dicetak dengan teknik ini, membutuhkan bahan yang masih dalam bentuk gulungan roll. Kemudian roll kemasan yang sudah diprinting dilaminasi terlebih dahulu dengan cara menempatkan kemasan roll yang telah dicetak ke mesin laminasi. Disinilah roll kemasan tersebut dilapisi dengan bahan perekat dan ditempelkan ke media lain bisa menggunakan bahan metalize, alufoil, dan lainnya. Setelah itu hasil kemasan roll dikeringkan sebelum dilakukan pemotongan, sesuai dengan jumlah pesanan dari para pelaku usaha.

5 Kelebihan kemasan roll yang dicetak dengan  teknik rotogravure

kemasan roll kopi taboSampai hari ini, teknik cetak rotogravure banyak digunakan produsen untuk membuat kemasan makanan, kemasan kopi sachet, kemasan rokok, shopping bag, dan masih banyak lagi lainnya. Jika dibandingkan dengan hasil kemasan plastik yang dicetak dengan teknik lain, setidaknya kemasan roll yang dicetak dengan teknik rotogravure punya 5 keunggulan ini!

Satu, kemampuan mesin rotogravure yang bisa mencetak dengan kecepatan tinggi sehingga proses produksi kemasan produk bisa dikerjakan dalam waktu singkat.

Dua, kemasan roll yang dicetak dengan teknik rotogravure bisa menghasilkan kualitas warna dan hasil cetakan yang konsisten stabil (resiko desain gambar kabur atau hasil warna cetakan tidak sesuai dengan desain, relatif kecil). Sehingga tidak heran bila kemasan roll printing yang dicetak dengan teknik rotogravure lebih bagus dibandingkan kemasan yang dicetak dengan teknik sablon.

Ketiga, kemampuan teknik cetak rotogravure membantu produsen yang membutuhkan kemasan produk dalam jumlah besar. Bahkan semakin banyak jumlah kemasan roll yang diproduksi, harga kemasannya bisa lebih murah.

Keempat, mesin rotogravure memiliki tujuh panel warna sehingga produsen bisa memproduksi kemasan roll dengan desain full warna, sehingga produk yang dipasarkan menarik minat calon konsumen.

Kelima, untuk mendeteksi adanya kesalahan atau cacat pada cetakan kemasan, pada proses cetak rotogravure ada lampu strobo yang berfungsi untuk mendeteksi ada tidaknya cacat pada hasil cetakan roll yang dihasilkan.

Hanya saja masalah yang sering dihadapi pelaku industri ketika hendak menggunakan kemasan rotogravure yaitu kendala di batas minimal produksi. Karena untuk bisa membuat kemasan produk dengan teknik rotogravure, minimal ordernya cukup besar.

Untuk mengetahui batas minimal produksi kemasan plastik dengan teknik rotogravure, silahkan menghubungi customer servis Dikemas.com melalui mobile/ whatsapp : 0812-1511-1415. Semoga bermanfaat!