Print Kemasan Kopi, Mau Pilih Glossy atau Doff?

Print kemasan kopi menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari oleh pebisnis kopi. Saat ini kemasan bukan hanya sebagai pembungkus produk saja, tapi lebih dari itu kemasan menjadi identitas suatu produk. Maka dari itu tidak heran kalau para pelaku bisnis kopi melakukan banyak pertimbangan ketika ingin print kemasan kopi. Tujuannya bukan semata karena ingin mendapatkan penawaran harga terbaik untuk print kemasan kopi, tapi juga mempertimbangkan kualitas kemasan kopi itu sendiri.

Tips Membuat Desain Sebelum Print Kemasan Kopi

Sekarang ini sudah banyak jasa print kemasan kopi yang memberikan penawaran harga yang beragam. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu sebagai pelaku bisnis kopi. Untuk print kemasan kopi tentu desain dari kemasannya juga perlu dikonsep dengan matang. Mulai dari logo brand, desain kemasan kopi, pemilihan jenis kemasan kopi, pemilihan font untuk kemasan kopi, dan pemilihan warna untuk kemasan kopi. Sebab desain kemasan kopi merupakan bentuk refleksi dari produk itu sendiri. Maka dari itu membuat kemasan kopi harus benar-benar diperhatikan konsep desain kemasannya. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan terkait desain kemasan kopi sebelum kamu memutuskan untuk print kemasan kopi. 

1. Desain Kemasan Kopi Praktis

Kamu bisa membuat konsep desain kemasan yang praktis. Mulai dari bentuk kemasan kopi, ukuran kemasan kopi, dan fungsi dari kemasan kopi itu sendiri. Jadi kemasan kopi itu bukan hanya sebagai wadah produk dengan ditempeli label nama brand saja. Kepraktisan merupakan unsur yang paling terlihat dari sebuah desain kemasan kopi. Konsumen tentu menginginkan suatu produk yang bisa dibawa dengan mudah. Jadi dalam membuat desain kemasan kopi pastikan kemasan kopi tersebut mudah dipakai atau dibawa.

2. Desain Kemasan Kopi Bisa Dikembangkan

Sebisa mungkin kamu membuat konsep desain kemasan kopi yang memberikan peluang untuk mengenalkan produk lanjutan, variasi produk, atau produk turunan. Konsep desain seperti ini sangat cocok untuk produk yang punya potensi untuk memiliki produk turunan. Seperti halnya produk kopi yang kamu jual. Misalnya saat ini produk yang kamu jual adalah kopi bubuk. Maka buatlah konsep desain kemasan kopi bubuk yang memungkinkan desainnya akan tetap cocok untuk produk lain seperti green bean atau roast bean. Konsep desain tetap menggunakan yang pertama. Untuk produk turunan tinggal disesuaikan informasi produk pada kemasan.

3. Desain Memiliki Efek Etalase

Secara umum suatu produk yang dijual akan ditata di rak atau space yang disusun berdasarkan urutan. Dari sudut pandang konsumen, pemandangan tersebut hanyalah sekumpulan produk yang berjajar rapi di rak. Sampai konsumen melihat suatu pola gambar pada desain kemasan produk yang menarik, mereka baru akan beranjak mendekat. Perbedaan yang muncul dari suatu produk saat diletakkan di etalase inilah yang disebut efek etalase. Jadi saat kamu membuat konsep desain kemasan kopi harus bisa menarik perhatian dari jauh. 

4. Desain Otentik

Sesuatu yang orisinil, berkarakter, dan bisa dikenang merupakan ciri desain kemasan yang efektif. Ada ribuan produk di luar sana dan semuanya berkompetisi untuk menarik perhatian calon konsumen. Satu-satunya cara supaya menonjol yaitu menjadi asli atau otentik. Ini pentingnya aspek kreatif dan eksplorasi saat membuat desain kemasan kopi. Tapi jangan sampai kamu membuat konsep desain kemasan kopi yang terlalu melebih-lebihkan produk. Hal tersebut akan menyesatkan konsumen yang akhirnya berimbas ke performa pemasaran yang buruk. Konsumen secara umum ingin sesuatu yang sederhana, terjangkau, dan tahu apa yang dibeli. Memang benar, konsumen ingin sesuatu yang beda, tapi bukan sesuatu yang dilebih-lebihkan.

5. Desain Atraktif

Pikiran konsumen didesain untuk menyaring dan mengingat sesuatu yang spesial saja. Garis besarnya jelas. Kalau kemasan kopi yang dibuat biasa saja, artinya konsumen akan cepat lupa. Maka dari itu buatlah desain yang secara emosional bisa mengikat konsumen. Lewat komposisi yang pas, desain kemasan kopi bisa terlihat atraktif dan layak diingat oleh konsumen. Rata-rata konsumen hanya butuh 4 detik untuk memutuskan jadi atau tidaknya membeli satu produk. Di antara faktor yang menentukan kondisi tersebut yaitu desain kemasan. Maka buatlah desain kemasan kopi yang informatif dengan isi informasi singkat, padat, dan jelas.

Selain desain kemasan kopi yang sebaiknya memuat beberapa poin tersebut, kamu juga perlu mempertimbangkan laminasi kemasannya. Laminasi artinya adalah lembaran film plastik yang bening dan tipis untuk melapisi permukaan bahan cetakan kemasan. Pada awalnya diciptakan untuk melindungi cetakan kemasan. Melalui lapisan ini, daya tahan cetakan kemasan menjadi lebih awet dengan cara melindungi permukannya dari robekan dan air. Laminasi juga bisa memberi efek visual pada hasil cetakan kemasan.

Jenis Laminasi Kemasan

Ada dua jenis laminasi pada cetakan kemasan kopi yang bisa kamu pilih yaitu antara Doff atau Glossy. Keduanya sudah pasti punya perbedaan ketika digunakan untuk mencetak kemasan kopi. Laminasi Glossy adalah jenis pelapisan dengan hasil akhir mengkilap dan memberikan tampilan lebih mencolok dengan cara memantulkan cahaya dari permukaannya. Sementara kalau laminasi Doff itu pelapisan dengan hasil akhir cetakan yang redup dan menimbulkan efek yang lebih elegan dan berkelas. Laminasi Doff yang tidak mencolok punya kesan yang bisa memperlihatkan kemewahan dan daya tariknya tersendiri.

Print Kemasan Kopi Doff

Print Kemasan Kopi Doff
https://dikemas.com/

Laminasi Doff memberikan efek sentuhan yang tenang dan berkualitas tinggi. Bagus untuk cetakan kemasan kopi yang memiliki desain dengan kesan pertama yang mendalam. Untuk laminasi jenis ini dapat digambarkan sebagai hasil akhir yang lebih mewah. Saat ini, Doff merupakan pilihan yang lebih ekslusif dan sangat populer bagi mereka yang menginginkan tampilan dengan nuansa elegan. Perasaan yang tenang menjadikan pengalaman untuk menonton yang menyenangkan. Doff juga akan memberikan kesan yang lebih alami.

Tapi hasil akhir yang tidak memantulkan cahaya tentu mengurangi intensitas. Pada warna yang lebih gelap dapat menghasilkan kontras yang lebih rendah. Menerapkan Doff pada kemasan kopi yang memiliki barcode dapat membuat pemindaian lebih mudah. Permukaannya juga memungkinkan pengguna untuk menulis ketika diperlukan. Sedangkan Glossy sulit untuk ditulis dengan tangan. Tapi goresan dan lipatan pada print kemasan kopi Doff menjadi lebih rentan. Begitu juga terhadap noda dan tumpahan.

Print Kemasan Kopi Glossy

Cetakan Glossy
https://dikemas.com/

Laminasi Glossy menambahkan tampilan mengkilap pada cetakan kemasan kopi. Pelapisan ini menimbulkan kesan dengan meningkatkan warna tinta yang mendasarinya. Dengan efek kemilau dan kontras yang tinggi, Glossy bisa ditujukan untuk menarik mata. Jenis ini banyak diterapkan pada media-media promosi salah satunya kemasan. Ciri khasnya dengan warna, tulisan, dan gambar yang menjadi lebih tajam. Glossy reflektif menarik perhatian dan menyiratkan produk lebih banyak. Jenis Glossy ini juga tahan lama karena bebas debu dan sidik jari. Ketika bersentuhan dengan debu di permukaannya, maka dapat dengan mudah dibersihkan.

Jadi, kamu mau pilih print kemasan kopi dengan laminasi Glossy atau Doff nih? Kalau masih bingung kamu bisa konsultasikan dengan tim diKemas.com Kamu akan mendapatkan layanan konsultasi bahkan desain kemasan kopi secara gratis sesuai kemauan kamu. Tunggu apa lagi? Yuk segera konsultasikan kemasan kopi yang kamu butuhkan dengan menghubungi kontak di bawah ini!

Konsultasi (WA)

Tinggalkan komentar