Tanya-Jawab PIRT Minuman Serbuk: Gini Lho Kalau Varianmu Ada Banyak!

Banyak pelaku UMKM yang memulai bisnisnya dengan produk minuman serbuk. Ketika mengurus izin, pertanyaan yang sering muncul adalah: kalau minuman serbuk saya punya banyak varian, terus izinnya gimana ya?

Nah supaya tidak penasaran lagi, kami rangkumkan jawabannya lewat artikel dan video di bawah ini!

Izin Minuman Serbuk Aneka Rasa

Apakah minuman serbuk aneka rasa izin PIRTnya berbeda tiap varian rasa?

Nomor PIRT sama, Dinkes hanya meminta satu varian yang paling laris dengan catatan perbedaanya hanya varian rasa.

Izin Minuman Serbuk Skala Kecil

Jika usaha minuman serbuk masih skala kecil perlukan memiliki izin PIRT?

Sebenarnya tidak ada larangan untuk industri kecil rumahan mengajukan permohonan PIRT produk. Pada dasarnya produk pangan yang telah memiliki SPP-IRT dapat secara legal diedarkan dan dipasarkan kepada konsumen maupun masyarakat secara luas. Dengan memiliki SPP-IRT, Industri Rumah Tangga dapat memasarkan produk pangannya dengan jalur distribusi yang lebih luas termasuk di toko-toko modern.

Oleh karena itu, SPP-IRT ini sangat penting untuk dimiliki oleh Industri Rumah Tangga untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus menarik kepercayaan konsumen terhadap keamanan produk pangan yang diproduksi. Dengan begitu konsumen tidak ragu untuk membeli produk pangan tersebut.

Izin Edar Untuk Produk yang Menggunakan Jasa Maklon

Minuman serbuk kopi  gula yang pake jasa maklon permohonan pendaftaran PIRT menggunakan KTP siapa?

Pihak yang mengajukan izin edar produk adalah perusahaan penyedia jasa maklon, karena proses produksi dan pengemasan minuman serbuk kopi gula dilakukan oleh penyedia jasa tersebut. Konsep bisnis maklon adalah klien pengguna jasa ini tinggal terima jadi, termasuk soal izin edar produk.

Standar Pencantuman Label Kemasan

Bagaimana standar membuat label kemasan yang benar untuk minuman serbuk?

Ada 7 hal yang wajib disertakan dalam membuat label kemasan, yaitu: harus ada nama produk, mencantumkan komposisi, mencantumkan berat bersih atau isi bersih, wajib mencantumkan nama dan alamat produsen, wajib menyertakan keterangan tentang kedaluarsa produk, wajib menyertakan tanggal dan kode produksi, wajib menyertakan nomor registrasi.

Mengemas Ulang Produk Minuman Serbuk

Jika mau mengemas ulang minuman serbuk apakah harus sepengetahuan produsen?

Iya. Untuk repacking atau mengemas ulang minuman serbuk harus sepengetahuan produsen, karena nanti pada saat proses pengajuan PIRT baru pemohon perlu  beberapa dokumen dan persetujuan dari produsen. PIRT yang diperoleh dari pihak repacking adalah PIRT dikemas oleh. Nantinya dalam label kemasan tertera dua PIRT, yaitu: PIRT diproduksi oleh dan PIRT dikemas oleh.

Produk Tidak Lolos Audit Dinkes

Jika saat audit tidak lolos maka berapa waktu yang diberikan untuk memperbaiki item yang bermasalah?

Kalau pada saat audit ternyata tidak lolos karena ada beberapa item yang kurang memenuhi syarat, maka diberikan waktu 3 bulan sampai dengan 6 bulan.

Perubahan Data pada Produk

Apabila tempat produksi pindah alamat apakah harus dilaporkan ke Dinkes?

Harus. Dinkes memiliki kebijakan soal perubahan data mayor dan minor. Perubahan data minor adalah perubahan data kecil seperti pergantian kemasan, label atau ukuran kemasan. Sedangkan pergantian data mayor adalah perubahan besar seperti pergantian nama pemilik hingga perubahan tempat produksi. Jika ada perubahan tempat produksi wajib dilaporkan ke Dinas.

Tentang Kedaluwarsa Produk

Untuk mengetahui masa simpan atau kedaluwarsa minuman serbuk kurma apakah bisa diketahui berdasarkan uji lab?

Betul uji lab membantu menentukan kedaluwarsa produk. Angka aman yang dikeluarkan Dinkes sebesar 10% dari angka yang dikeluarkan. Contoh: jika tanggal kedaluwarsa yang keluar adalah tanggal 30, maka 10% dari tanggal 30 adalah 27. Maka, tanggal yang Anda cantumkan adalah tanggal 27.

Tinggalkan komentar