5 Kemasan Ini Bikin Jajanan Pasar Naik Kelas

Jajanan pasar umumnya dikemas sederhana, dengan pilihan bahan dominan plastik atau dedaunan. Namun, pandangan kita terhadao jajanan pasr pasti akan berubah setelah melihat 5 kemasan jajanan pasar berikut ini:

1. Kemasan Jajanan Jongkong Mamawin

paper-cup-baner-web

Siapa tak kenal panganan jongkong khas Bangka? Ditangan Erwin, jajanan satu ini mendapat sentuhan berbeda, dengan menggunakan logo karikatur sang ibu dan dikemas dengan packing kardus.

“Ada anggapan kue basah itu kurang keren, karena biasanya cuma ditemui di pasar dan tanpa kemasan apik,” ujarnya.

Ternyata, dengan kualitas rasa dan kemasan yang representatif, banyak pelanggan yang bahkan menjadikan Jongkong MamaWin sebagai oleh-oleh hingga ke luar negeri.

2. Kemasan Lapis Ijo Pandan

Terbayang manis legitnya kue lapis ijo? Kalau sudah di packing kardus begini, siapa yang gak tertarik?

“Prosesnya tiga bulan sampai saya puas dengan kesan yang simpel dan elegan. Kue lokal jadi naik kelas,” ujar chef Eddrian Tjhia.

3. Tandur JKT

Mulanya kue ketan durian ini dikemas konvensional kardus pada umumnya. Akhirnya, Nisa Quin co-owner Tandur JKT bersama mitranya mendesain ulang kemasan produk kue mereka.

“Harus instagrammable. Dari harga Rp44.000 per kotak, kini Rp55.000. Ganti packaging malah laris,” ucap alumnus sekolah perhotelan ini.

4. Pisang Goreng Bu Nanik

“Kata anak saya, logo foto udah enggak zaman,” ujar Ibu Nanik, wanita asal  Madiun ini.

Dua anak Nanik Soelistiowati yang bersekolah bisnis di Ontario dan bersekolah memasak di London kembali ke tanah air dan menyadari potensi local uniqueness ini. Keduanya menggelar kompetisi logo melalui Instagram dan mendapatkan logo karikatur sang ibu yang dinilai pas.

5. Kue Ijo–Fin’s Recipe

Kue Ijo–Fin’s Recipe disusun rapi dalam wadah plastik, disertai kelapa parut dan garpu terpisah. Informasi saran penyajian didesain dengan grafis modern. Merek ini menyasar pangsa pasar menengah ke atas.

Gimana menuru kamu, sepakat kan 5 Kemasan Ini Bikin Jajanan Pasar Naik Kelas?

Tinggalkan komentar