Tips Supaya Produk UKM Kamu Bisa Diterima di Carrefour

Ada kesan, kalau produk ukm bisa dipasarkan di supermarket besar, produk atau brand suatu produk menjadi lebih prestisius, selain tentunya berharap bahwa hal tersebut dapat meningkatkan penjualan, tak terkecuali dengan Carrefour.

Namun, tak banyak orang tahu, bagaimana sebetulnya kriteria suatu produk dapat diterima atau bisa masuk display Carrefour? Nah, berikut ini beberapa tips, supaya produk kamu bisa diterima di Carrefour, sebagaimana disampaikan oleh Satria Hamid, Head of Public Affairs PT Carrefour Indonesia Tbk, saat diwawancari SWA 2013 lalu.

UKM seperti apa yang bisa masuk Carrefour?

paper-cup-baner-web

Sebagai perusahaan ritail, Carrefour bisa menampung produk UKM yang diproduksi siapa saja. Namun, bagaimana produk tersebut dapat diminati oleh konsumen juga penting diperhatikan oleh pelaku UKM. Jangan hanya mampu growht produk, tapi konsumen enggan untuk menjamah atau membelinya. Peran teknologi informasi dan produk UKM sendirilah yang harus berinovasi. Itu yang benar-benar kami update.

Tidak semua produk UKM yang masuk pasti akan dipilih atau dibeli konsumen. Kami menyiapkan display, tetapi produk-produk UKM sendirilah yang berkompetisi. Pelaku UKM harus fokus menciptakan nilai tambah, agar memiliki keunggulan dibanding produk kompetitor. Dan ini tidak bisa kami sendiri, harus kerjasasama semua pihak.

Kalau kita lihat contoh UKM di luar negeri, rasanya cuma jualan kacang, jualan permen. Tapi lihat kemasannya? Luar biasa, boleh jadi harganya lebih mahal. Ini yang kami coba bidik.

Bagaimana menjadi supplier Carrefour?

Sangat mudah, ikuti step dibawah ini:

  1. Mengirimkan surat perkenalan dan proposal, yang dilengkapi dengan jenis barang, harga dan kapasitas produksi ke kantor pusat kami di:
    Carrefour Lebak Bulus Lt.
    Jl. Lebak Bulus Raya No. 8 Jakarta 12310
    Tel. (021) 27585800
  2. Jika terdapat ketertarikan dari pihak merchandise, maka calon pemasok akan dihubungi untuk bertemu dengan membawa contoh barang.
  3. Seiring dengan terjadinya kecocokan, maka langkah berikutnya adalah negoisasi untuk menentukan kondisi-kondisi yang tepat bagi pemasok dan bagi Carrefour untuk dapat segera bekerja sama.
  4. Dengan dicapainya titik temu yang saling menguntungkan, maka selanjutnya adalah memenuhi persyaratan administratif untuk menjadi mitra pemasok Carrefour.
  5. Setelah itu, pemasok baru tersebut dapat memulai pengiriman barangnya ke gerai-gerai kami dan siap berkembang bersama Carrefour.

Konsultasi (WA)

Tinggalkan komentar