Kedai Kopi Melejit, Jualan Kemasan Coffee Untungnya Juga Selangit!

Ketertarikan masyarakat mengonsumsi kopi tampaknya semakin besar. Terbukti, coffee shop kian menjamur di mana-mana mulai dari level merakyat hingga eksklusif. Penikmatnya bukan lagi orang-orang dewasa yang sedang berusaha melawan kantuk, tapi juga kawula muda yang sedang menikmati free time mereka.

Semua itu tak terlepas dari peran barista dalam meracik kopi sehingga minuman yang tadinya identik strong dan menyisakan after taste yang pahit, kini bisa lebih menyesuaikan dengan berbagai macam selera lidah. Namun tetap tidak melenyapkan identitas kopi itu sendiri sepenuhnya. Misal, lidahmu tidak merasakan pahit, tapi aroma kopinya tetap melekat pada minuman tersebut.

Selain untuk minuman, orang-orang juga memanfaatkan kopi untuk kebutuhan lainnya. Entah itu sebagai bahan tambahan dalam dessert, pewangi ruangan, hingga produk-produk kecantikan. Begitu lekatnya masyarakat terhadap kopi, tampaknya ini bisa jadi gerbang untuk menghasilkan cuan. Tak melulu harus buka coffee shop yang memerlukan modal selangit kok. Bisnis kemasan coffee juga tak kalah menguntungkan bila kita serius menggarapnya, karena kebutuhan kemasan coffe juga semakin hari semakin naik.

Bagaimana Sih Bisnis Kemasan Coffee Itu?

Semua orang punya cara masing-masing dalam menikmati kopi. Ada yang suka menyeruput kopi panas dan harus habis dalam sekali duduk, ada pula yang sengaja “menelantarkannya” sementara waktu sampai suhunya panasnya berkurang, atau ada juga yang lebih suka menikmatinya dalam kondisi dingin berembun.

Nah, bisnis kemasan coffee merupakan sebuah solusi untuk penikmat kopi yang tidak punya waktu duduk lama menghabiskan secangkir kopinya di meja makan atau kafe. Mereka menyelinginya dengan berbagai kegiatan lain, seperti menyetir, mengetik, memancing, atau bahkan mendaki gunung.

Karena ada perbedaan cara menikmati kopi, maka cara mengemas kopi pun memerlukan perlakuan yang berbeda-beda pula. Penyajian kopi dengan cangkir atau gelas keramik bertatakan piring kecil hanya sebuah gaya konvensional ala kedai-kedai kopi level middle low.

Di era modern seperti sekarang, kemasan coffee tentu harus semakin lebih bervariasi sehingga memungkinkan semua orang dapat menikmati kopi kapan dan di mana saja atau menjadikannya sebuah tangan untuk orang tersayang.

Dari situlah peluang bisnis kemasan coffee itu lahir. Bisnis ini berkenaan dengan kopi-kopi yang dibuat dalam kemasan khusus, guna memudahkan para penikmat kopi untuk mengonsumsinya. Bisnis seperti ini sebetulnya bukan ide baru. Sebagian gerai-gerai kopi ternama sudah banyak yang mempraktikkannya. Namun, peluang di bidang ini masih terbilang besar bila ingin ikut meraup cuan besar di bisnis perkopian.

Variasi Kemasan Coffee

Bukan hanya cita rasa yang dapat membuat seseorang ingin mengonsumsi kopi. Kemasan coffee juga turut mempengaruhi emosional seseorang ketika membeli. Selain menuntaskan selera, kadang semacam ada kebanggaan atau kepuasan tersendiri ketika memegang kopi dengan kemasan yang bagus atau unik.

Perhatikan saja sekitar kita, berapa banyak konsumen yang rela membayar mahal kopi hanya karena kemasannya menarik dan berlabel. Padahal, dari segi rasa bisa saja kalah dari kopi seduh seharga ribuan di kedai-kedai kopi.

Nah, sayang kan jika kamu melewatkan kesempatan yang berpotensi mendatangkan keuntungan lebih ini. Bagi yang tertarik, variasi kemasan kopi berikut ini mungkin bisa jadi referensi:

1. Paper Cup atau Gelas Kertas

Gerai-gerai kopi mulai banyak yang beralih ke penggunaan paper cup karena nilai praktis dan ekonomisnya lebih besar daripada menggunakan gelas atau cangkir kaca/porselen. Paper cup kopi bersifat sekali pakai karena terbuat dari 100% kertas. Dengan kemasan seperti ini, kita bisa menghemat pemakaian tenaga manusia, air dan sabun cuci piring. Konsumen juga beruntung lantaran kopi bisa dibawa pulang sekaligus bersama tempatnya.

Paper cup termasuk kemasan yang ramah lingkungan dan cenderung tidak membahayakan. Hanya saja, kemasan seperti ini hanya cocok untuk kopi panas. Jadi masa konsumsinya terbilang singkat dan tidak bisa disimpan di dalam lemari es.

Dari segi harga, paper cup cukup murah. Harga pasaranya rata-rata di bawah 1.000 rupiah sudah termasuk tutup cup. Supaya tampilannya lebih menarik, kamu tinggal desain body cup dengan label atau motif menarik sesuai dengan branding bisnismu.

2. Plastic Cup

Kemasan kopi juga bisa terbuat dari plastik. Ini salah satu wadah yang ideal untuk menyajikan kopi dingin dan mudah dibawa bepergian tanpa takut merembes. Bentuk tutupnya pun bervariasi; lid kick, lid flat, atau lid dome jika kamu menyajikan kopi dingin dengan toping di atasnya.

Asyiknya lagi, mendesain kemasan cup plastik kopi ini lebih leluasa ketimbang kemasan kertas. Itu mengapa gerai-gerai kopi ternama sangat memperhatikan betul desain cup plastiknya agar konsumen bisa menyimpannya sebagai kenang-kenangan.

Dari segi harga kemasan coffee berupa plastik tidaklah terlalu mencekik. Harga pasaran cup plastik yang tidak terlalu tebal tidak sampai seribu rupiah. Sedangkan untuk yang tebal dan tidak penyok, berkisar seribu hingga dua ribu rupiah saja.

3. Cup Sleeve

Menyebut namanya rasanya memang asing di kalangan masyarakat Indonesia. Padahal jika suka jajan di gerai-gerai kopi, benda ini mudah sekali kamu temukan. Cup sleeve merupakan pelindung tangan yang terpasang pada paper cup. Bentuknya seperti gelang yang melingkari setengah badan gelas. Fungsinya tak lain untuk memudahkan konsumen memegang gelas berisi kopi panas.

Cup sleeve memang bukan sebuah keharusan. Namun kamu bisa maksimalkan desain cup sleeve agar kemasan coffeemu makin menarik dan menambah nilai jual.

Selain model gelas, variasi kemasan untuk kopi juga bisa berupa botol. Selain praktis membawanya, kemasan ini cocok untuk kopi panas maupun dingin. Beberapa gerai kopi bahkan menyediakan kemasan botol 1 liter khusus untuk konsumen yang ingin menikmati kopi beramai-ramai.  

Jenis botol yang digunakan ada banyak macamnya. Mostly, memilih botol plastik karena harganya terjangkau dan mudah disablon. Namun, gerai-gerai kopi besar kadang menggunakan botol yang lebih istimewa semacam botol berbahan stainless steel untuk menjaga suhu kopi tetap hangat atau dingin dalam waktu yang lebih lama, sekaligus sebagai merchandise di momen-momen tertentu.

4. Cup Holder

Kemasan coffee seperti apa lagi yang bakalan bikin bisnismu melejit dan keuntunganmu selangit? Cup holder jawabannya. Cup holder kopi bukan cuma mempercantik kemasan dari kopi yang kamu jual, tapi juga mempermudah konsumen ketika membeli lebih dari 2 cup kopi.

Bayangkan, bagaimana repotnya membawa 3, 4, atau lebih cup kopi sekaligus, bukan? Dengan menggunakan cup holder, beberapa cup kopi dapat terkemas rapi sehingga konsumen bisa menentengnya sekaligus.

Jangan lupa untuk menambahkan label/logo, memikirkan warna, dan menyematkan gambar-gambar menarik pada cup holder tersebut biar tampilannya tidak monoton dan konsumen terkesan.

5. Paper Bag

Terakhir, jangan lupa mempertimbangkan paper bag sebagai pelengkap kemasan coffee. Di you know? Paper bag kerap memancing emotional jiwa-jiwa konsumtif untuk membeli sesuatu, termasuk kopi. Benda ini cocok sekali untuk ditujukan ke konsumen yang beli kopi botolan lebih dari satu.

Seperti itulah beberapa variasi kemasan coffee yang bakalan bikin kopimu jadi lebih keren dan bernilai jual tinggi. Nah, buat kalian calon pengusaha kedai kopi yang masih bingung buat cari kemasan coffee yang sesuai konsep bisnis kalian, silahkan konsultasikan masalah kemasan coffee kalian ke Dikemas.com! Ada banyak kemasan produk minuman kopi yang bisa dipakai untuk memperkuat brand produk kalian!

Tinggalkan komentar