7 Tips Memulai Bisnis Kopi Biar Nggak Kalah Saing!

Memulai bisnis kopi di Indonesia bukanlah hal yang baru. Hal ini tentunya juga dipengaruhi dengan jumlah produksi kopi yang tercatat antara tahun 2017 hingga 2018 negara Indonesia masuk dalam 10 daftar negara dengan jumlah produksi kopi terbesar di dunia. Potensi yang sangat besar dimiliki Indonesia untuk bisa menguasasi komoditas kopi di pasar dunia. Hal ini juga memicu makin terbuka lebarnya peluang untuk memulai bisnis kopi di Indonesia di kota atau wilayah mana pun itu.

Bisnis Kopi di Indonesia

Kopi merupakan jenis minuman yang berasal dari pengolahan biji kopi. Biji kopi didapatkan dari tanaman kopi yang ranum. Setelah itu dikupas dan dikeringkan. Setelah tahapan penjemuran dilanjutkan dengan proses sangrai. Tahap sangrai kopi berlangsung dengan menggoreng kopi tanpa memakai minyak. Setelah proses sangrai selesai biji kopi digiling untuk dijadikan bubuk kopi.

paper-cup-baner-web

Bisnis kopi di Indonesia termasuk dalam bisnis Food & Beverages yang diperkirakan jumlahnya semakin bertambah. Kopi merupakan jenis minuman yang sejak dulu sampai sekarang masih dicintai oleh banyak orang. Mulai dari kalangan remaja, dewasa, hingga orang tua menjadi bagian dari pecintanya. Cita rasa khas dari kopi cocok dinikmati dalam berbagai momen. Menikmati suatu momen dengan secangkir kopi merupakan bagian dari kebiasaan orang Indonesia. Maka tidak heran kalau kebiasaan minum kopi ini sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia dari segala kalangan.

Banyaknya pecinta kopi di Indonesia membuat peluang untuk memulai bisnis kopi makin menjanjikan. Apalagi sejak budaya ngopi dang nongkrong di kedai kopi menjadi tren di kalangan anak-anak muda. Apakah kamu juga tertarik untuk memulai bisnis kopi? Yuk simak dulu 7 tips untuk memulai bisnis kopi biar kamu nggak kalah saing!

1. Buat Perencanaan Sebelum Memulai Bisnis Kopi

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memulai sebuah bisnis adalah dengan membuat rencana bisnis. Termasuk juga dalam memulai bisnis kopi. Rencana bisnis meliputi beberapa hal. Seperti konsep apa yang akan ditawarkan, pemenuhan bahan baku produksi, bagaimana caranya mendapatkan keuntungan, siapa target konsumen yang akan disasar, serta bagaimana strategi promosi bisnis yang akan dilakukan.

Pada poin pertama merupakan pertimbangan yang sangat penting sebagai pondasi bisnis kopi. Karena sekarang ini sudah sangat banyak kedai kopi yang tersebar hampir di setiap wilayah. Kalau bisnis kopi kamu tidak memiliki konsep atau sesuatu yang berbeda dengan yang lain maka akan tidak mudah untuk bersaing bahkan bertahan di tengah persaingan bisnis yang makin kompetitif.

2. Konsep Bisnis Kopi

Beberapa konsep bisnis kopi yang bisa menjadi referensi kamu antara lain kios kopi. Konsep kios kopi terbilang yang paling sederhana. Dengan menyediakan sebuah mesin kopi dan stand kecil saja, kamu bisa menjual minuman kopi dengan sistem take away. Konsep ini cocok untuk digunakan untuk memulai bisnis kopi dengan segmentasi orang-orang yang lalu lalang untuk sebuah keperluan. Seperti area stasiun, terminal, atau dekat area perkantoran.

Selanjutnya adalah konsep coffehouse. Konsep ini merupakan konsep yang paling banyak digunakan oleh pelaku bisnis kopi. Seperti halnya starbuck atau franchise kopi lainnya menggunakan konsep ini pada bisnisnya. Kalau kamu memilih konsep ini pastikan kamu harus lebih kreatif dengan merancang sesuatu yang berbeda.

Kemudian konsep cafe & bistro. Konsep ini bukan hanya mengandalkan sajian kopi saja tapi juga beragam menu makanan dengan harga yang terjangkau. Konsep cafe & bistro biasanya juga menyediakan hiburan seperti live music. Serta ada juga konsep coffee roaster. Konsep dengan menyediakan biji kopi roasting berkualitas. Target konsumennya bukan hanya perseorangan para pencinta kopi saja. Melainkan juga ke beberapa kafe yang memerlukan biji kopi atau bisa juga restoran dan retail.

3. Temukan Lokasi Strategis Sebelum Memulai Bisnis Kopi

Cari dan temukan tempat yang strategis, nyaman, aman, dan mudah dijangkau sebelum memulai bisnis kopi. Penentuan tempat akan berpengaruh dengan berjalannya bisnis. Analisislah lingkungan tempat yang akan menjadi lokasi bisnis kamu. Lokasi yang strategis adalah yang berdekatan dengan lingkungan mahasiswa, pelajar, perkantoran, sekolah, serta pusat keramaian yang lain.

Jenis usaha apapun pasti memerlukan lokasi yang tepat untuk bisa berhadil dalam bisnisnya. Lakukanlah riset kecil-kecilan dalam menentukan lokasi bisnis kopi yang cocok. Cari tahu bagaimana pola konsumsi dari calon pelanggan kamu dan amati apakah ada kompetitor bisnis di wilayah yang akan menjadi calon lokasi bisnis kamu.

4. Atur Tata Ruang

Mungkin kamu akan memulai bisni kopi dengan konsep warung kopi kecil. Tapi meski kecil, kamu harus pandai dalam mengatur pembagian ruangan warung. Seperti berapa kebutuhan kursi yang ada di dalam ruangan. Penematan kursi dan meja. Ketersediaan ruang untuk mengantre. Ruang gerak pegawai. Ketersediaan ruang penyimpanan bahan racikan dan mesin kopi. Serta fasilitas pelanggan seperti wastafel dan toilet.

Pengaturan ruangan sangat penting untuk dilakukan. Karena pemanfaatan lahan untuk berbisnis akan berpengaruh dengan seberapa banyak modal yang dikeluarkan untuk menyewa lahan. Maka dari itu manfaatkanlah setiap ruang dan pastikan kenyamanan pelanggan adalah hal yang sangat diutamakan.

 5. Bangun Jaringan

Kalau akan memulai bisnis kopi sudah tentu kamu harus mengantongi pengalaman dengan mengamati kedai kopi yang pernah kamu kunjungi. Setidaknya amatilah kedai kopi yang konsepnya hampir mirip dengan rencana bisnis kopi yang sedang kamu rancang. Selain memang untuk keperluan riset, kamu juga bisa sekaligus menjalin hubungan baik dengan pemilik kedai. Kamu bisa mendapatkan pengetahuan dan ilmu tentang bagaimana memulai bisnis kopi.

Selain itu kamu juga bisa memiliki koneksi tentang suplier kopi yang biasanya dipilih oleh kafe-kafe tersebut. Memilih suplier kopi yang sesuai dengan karakter bisnis kamu adalah hal yang juga harus diperhatikan. Supaya bisa menyesuiakan dengan kondisi bisnis kamu.

6. Strategi Promosi

Kamu bisa memanfaatkan media online atau pun offline sebagai strategi penjualan. Pastikan untuk penggunaan media online buatlah konsep penjualan yang kreatif. Seperti melalui foto, video, dan kontes berhadiah atau promo diskon tertentu. Up to date dengan konten media sosial juga perlu diperhatikan.

Selain itu lakukanlah promosi sejak sebelum bisnis kopi kamu resmi dibuka. Kamu bisa melakukan promosi seperti bagi-bagi kopi gratis ke beberapa toko di sekitar lokasi bisnis. Atau bisa juga dengan menyebarkan brosur.  Selain itu bisa juga dengan menghadiri event-event dengan mendirikan stand untuk menyediakan sampel produk kopi kamu.

7. Bangun Tim

Suatu bisnis sudah tentu membutuhkan tenga atau pegawai untuk menjalankan operasional bisnis. Begitu juga ketika kamu akan memulai bisnis kopi. Sebagai permulaan sebaiknya kamu memulai dengan merekrut sedikit karyawan. Misalnya untuk bulan pertama kamu bisa bekerjasama dengan saudara atau teman untuk membantu bisnis kamu. Setelah itu barulah rekrut karyawan baru di luar dari mereka.

Itulah tujuh tips untuk memulai bisnis kopi yang bisa kamu coba. Kalau urusan kemasan kopi mulai dari standing pouch sampai cup plastik kopi kamu bisa serahkan ke tim diKemas.com dengan minimal order sedikit dan biaya terjangkau.

Yuk konsultasikan kemasan kopi yang kamu butuhkan dengan menghubungi kontak di bawah ini!

Tinggalkan komentar